Istiqfar Ade N, SH
Advokat AFP Law Firm

Pelaksanaan restrukturisasi ini diprioritaskan untuk debitur yang memiliki itikad baik dan terdampak wabah covid-19.

Salam,

Saya Pak Budiman. Saya pengusaha di bidang transportasi di Surabaya. Selama pandemi ini usaha saya merosot drastis. Untuk operasional saja kesulitan. Padahal saya punya utang yang harus dibayar setiap bulannya. Apakah ada solusi yang legal terkait utang saya.

Terima kasih

Jawaban

Terima kasih atas pertanyaannya. Pak Budiman, Bapak tidak sendirian. Usaha di semua lini juga mengalami kelesuan. Karena itulah pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan peraturan POJK No. 11/POJK.03/2020 mengenai Stimulus Perekonomian Nasional.

Intinya memberikan kelonggaran atas kredit kepada debitur atau usaha debitur yang terdampak penyebaran covid-19 baik secara langsung ataupun tidak langsung. Seperti pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan, pengolahan, pertanian, dan pertambangan.

Dalam peraturan tersebut, bank dapat melakukan restrukturisasi untuk seluruh kredit kepada seluruh debitur. Sepanjang debitur tersebut teridentifikasi terdampak covid-19. Kemudahan tersebut tanpa melihat batasan plafon kredit.

Kebijakan restrukturisasi kredit tidak hanya berlaku pada sektor perbankan saja. Perusahaan pembiayaan/lessing juga akan menerapkan assesment sama seperti dengan bank. Bagi debitur leasing yang sudah bermasalah sebelum adanya wabah covid-19 disarankan untuk menghubungi kantor lessing untuk dicarikan kesepakatan.

Restrukturisasi kredit/pembiayaan dilakukan mengacu pada POJK mengenai nilai asset, antara lain dengan cara :
a. Penurunan suku bunga
b. Perpanjangan jangka waktu
c. Penggurangan tunggakan pokok
d. Pengurangan tunggakan bunga
e. Penambahan fasilitas kredit/ pembiayaan
f. Konversi kredit / pembiayaan menjadi Penyertaan Modal Bersama

Restrukturisasi kredit tetap diserahkan sepenuhnya kepada bank dengan jangka waktu maksimal 1 (satu) tahun. Pelaksanaan restrukturisasi ini diprioritaskan untuk debitur yang memiliki itikad baik dan terdampak wabah covid-19.

Cara dan syarat untuk bisa mendapatkan relaksasi atas kredit/leasing yaitu :
a. Debitur wajib mengajukan permohonan restrukturisasi dilengkapi dengan data yang diminta oleh bank/leasing. Dapat disampaikan secara online.
b. Bank/leasing akan melakukan assessment. Salah satunya menilai apakah debitur termasuk yang terdampak pandemi secara langsung atau tidak langsung.
c. Bank/leasing memberikan restrukturisasi berdasarkan profil debitur untuk menentukan pola restrukturisasi. Informasi persetujuan restrukturisasi disampaikan secara online (website) bank/leasing yang terkait.

Semoga bermanfaat…

× Klik untuk konsultasi